Di
Indonesia banyak sekali orang-orang yang berkarya sesuai dengan skill atau
keahlian yang mereka miliki, bahkan beberapa orang di Indonesia mampu berkarya
sampai dunia Internasional dan karya nya pun diakui oleh negara-negara lain.
Dalam acara Kick Andy yang saya
saksikan secara langsung, acara tersebut
membahas tentang orang-orang Indonesia yang berkarya diluar negri dan karya nya
diakui oleh negara tersebut. Didalam acara tersebut di hadirkan tiga narasumber
antara lain H. Ikhwan Syahroni, Eko Supriyanto, dan Ganahadi Ratnuatmadja.
Ketiga narasumber tersebut merupakan
orang Indonesia yang mampu berkarya di luar negri.
Narasumber yang pertama adalah Bapak
H. Ikhwan Syahroni, beliau merupakan
orang indonesia yang bekerja sebagai chef atau juru masak di kerajaan arab saudi. Perjalanan beliau di
mulai ketika ia di undang untuk datang ke kedutaan besar arab saudi. Di dalam
pertemuan tersebut ternyata beliau di tantang untuk memasak makanan dengan
bahan baku yaitu roti. Beliau mendapatkan suatu ide untuk mencoba memasak krim
sup, lalu ditengah beliau sedang memasak krim sup tersebut, duta besar arab
saudi mencicipi krim supnya yang belum selesai di masak. Setelah mencicipi krim
sup tersebut duta besar Arab Saudi langsung memutuskan untuk mengajak beliau bekerja
di kerajaan Arab Saudi.
.
Setelah beberapa tahun bekerja di
kerajaan arab Saudi, akhirnya beliau memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia.
Dari pengalaman tersebut beliau tidak hanya bekerja di kerajaan Arab Saudi saja
tetapi beliau disana juga belajar tentang masakan-masakan internasional. Dari
hasil proses pembelajaran tersebut beliau dapat menguasai 620 jenis masakan
dalam/ luar negri dan dapat memasak 99 macam nasi goreng baik dalam maupun luar
negri. Dengan segudang keahlian (skill) yang
beliau miliki, akhirnya beliau dapat mengembangkan keahlian nya tersebut dengan
mendirikan sebuah restoran yang bernama “Ayam Kudus”.
Narasmber
yang kedua adalah Eko Supriyanto, beliau merupakan seorang penari yang memiliki
skill yang cukup tinggi. Beliau sendiri mengambil gelar master (S-2) untuk bidang koreografi dan performans di
Universitas California Los Angeles (UCLA). Sekarang, beliau adalah salah satu
dosen di Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI).
Pengalaman
yang sangat penting dalam kariernya sebagai penari bermula ketika ia selesai
menari untuk membantu temannya di Highways Performance Space, Los Angeles,
Amerika Serikat. Waktu itu, ia sendiri tengah mengambil gelar master untuk
bidang koreografi dan performans di Universitas California Los Angeles (UCLA). Seorang
yang mengaku agen pencari bakat mendatanginya, memberinya kartu nama, dan
menyarankan agar ia ikut audisi untuk Madonna yang tengah mencari penari.
Akhirnya
beliau diminta orang tersebut untuk mengikuti audisi tersebut. Audisi tersebut
sangatlah ketat dan diikuti ribuan orang yang mayoritas banyak diikuti oleh
warga Amerika. Setelah melewai beberapa
tahap seleksi, beliau pun terpilih untuk menjadi penari di setiap konser
Madonna. Disana beliau juga belajar dan dilatih untuk menjadi penari yang
memiliki skill yang berkelas dunia. Hasil proses pembelajaran tersebut, beliau
berhasil memadukan antara tarian daerah dengan tarian budaya barat. Hal ini
merupakan salah satu alternatif unuk memperkenalkan tarian Indonesia ke negara
lain dan tentunya akan meningkatkan kualitas seni tari yang ada di Indonesia.
Narasumber yang terakhir yaitu
satu-satunya orang Indonesia yang pernah menjadi pilot bagi orang nomor satu di
Libya yaitu Presiden Muammar Khadafi. Beliau
bernama Ganahadi
Ratnuatmadja, bagi seorang pilot Indonesia ini, Khadafi adalah sosok yang baik
dan sangat dekat dengan orang-orang disekitarnya. Mantan pilot Garuda Indonesia
ini pernah menjadi pilot resmi Khadafi kurang lebih selama 6 tahun.
Beliau
mengawali karir nya di luar negri sebagai kapten pilot pesawat milik Kerajaan
Kuwait, lalu beliau juga pernah menjadi pilot di Kerajaan Unit Emirat Arab
(UEA), selanjutnya beliau juga pernah menjadi pilot di Kerajaan Qatar dan
terakhir beliau dipercaya untuk menjadi pilot bagi orang nomor satu di Libya
yaitu Presiden Muammar Khadafi. Di dalam perjalanan karirnya sebagai pilot,
tentu saja diperlukan proses yang sangat panjang, beliau harus melewati persyaratan
dan seleksi yang amat ketat.
Dari ketiga narasumber tersebut,
saya dapat menyimpulkan bahwa menerapkan proses pembelajaran secara
sungguh-sungguh dan tekun akan meningkatkan keahlian (skill) dan kualitas pada
diri kita sendiri. Oleh karena itu, orang yang memiliki skill dan kualitas yang
tinggi, tentu sangat dibutuhkan bagi bangsa, negara maupun negara lain sesuai
bidang keahlian yang dikuasai.

0 komentar:
Posting Komentar