clock

Karya Orang Indonesia yang di akui di Luar Negri

17.08 |



Di Indonesia banyak sekali orang-orang yang berkarya sesuai dengan skill atau keahlian yang mereka miliki, bahkan beberapa orang di Indonesia mampu berkarya sampai dunia Internasional dan karya nya pun diakui oleh negara-negara lain. 
            Dalam acara Kick Andy yang saya saksikan secara  langsung, acara tersebut membahas tentang orang-orang Indonesia yang berkarya diluar negri dan karya nya diakui oleh negara tersebut. Didalam acara tersebut di hadirkan tiga narasumber antara lain H. Ikhwan Syahroni, Eko Supriyanto, dan Ganahadi Ratnuatmadja. Ketiga narasumber tersebut  merupakan orang Indonesia yang mampu berkarya di luar negri.
            Narasumber yang pertama adalah Bapak H. Ikhwan Syahroni, beliau merupakan  orang indonesia yang bekerja sebagai chef atau juru masak  di kerajaan arab saudi. Perjalanan beliau di mulai ketika ia di undang untuk datang ke kedutaan besar arab saudi. Di dalam pertemuan tersebut ternyata beliau di tantang untuk memasak makanan dengan bahan baku yaitu roti. Beliau mendapatkan suatu ide untuk mencoba memasak krim sup, lalu ditengah beliau sedang memasak krim sup tersebut, duta besar arab saudi mencicipi krim supnya yang belum selesai di masak. Setelah mencicipi krim sup tersebut duta besar Arab Saudi langsung memutuskan untuk mengajak beliau bekerja di kerajaan Arab Saudi.
.           Setelah beberapa tahun bekerja di kerajaan arab Saudi, akhirnya beliau memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia. Dari pengalaman tersebut beliau tidak hanya bekerja di kerajaan Arab Saudi saja tetapi beliau disana juga belajar tentang masakan-masakan internasional. Dari hasil proses pembelajaran tersebut beliau dapat menguasai 620 jenis masakan dalam/ luar negri dan dapat memasak 99 macam nasi goreng baik dalam maupun luar negri. Dengan  segudang keahlian (skill) yang beliau miliki, akhirnya beliau dapat mengembangkan keahlian nya tersebut dengan mendirikan sebuah restoran yang bernama “Ayam Kudus”.
            Narasmber yang kedua adalah Eko Supriyanto, beliau merupakan seorang penari yang memiliki skill yang cukup tinggi. Beliau sendiri mengambil gelar master (S-2)  untuk bidang koreografi dan performans di Universitas California Los Angeles (UCLA). Sekarang, beliau adalah salah satu dosen di Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI).
            Pengalaman yang sangat penting dalam kariernya sebagai penari bermula ketika ia selesai menari untuk membantu temannya di Highways Performance Space, Los Angeles, Amerika Serikat. Waktu itu, ia sendiri tengah mengambil gelar master untuk bidang koreografi dan performans di Universitas California Los Angeles (UCLA). Seorang yang mengaku agen pencari bakat mendatanginya, memberinya kartu nama, dan menyarankan agar ia ikut audisi untuk Madonna yang tengah mencari penari. 
            Akhirnya beliau diminta orang tersebut untuk mengikuti audisi tersebut. Audisi tersebut sangatlah ketat dan diikuti ribuan orang yang mayoritas banyak diikuti oleh warga Amerika.  Setelah melewai beberapa tahap seleksi, beliau pun terpilih untuk menjadi penari di setiap konser Madonna. Disana beliau juga belajar dan dilatih untuk menjadi penari yang memiliki skill yang berkelas dunia. Hasil proses pembelajaran tersebut, beliau berhasil memadukan antara tarian daerah dengan tarian budaya barat. Hal ini merupakan salah satu alternatif unuk memperkenalkan tarian Indonesia ke negara lain dan tentunya akan meningkatkan kualitas seni tari yang ada di Indonesia.
            Narasumber yang terakhir yaitu satu-satunya orang Indonesia yang pernah menjadi pilot bagi orang nomor satu di Libya yaitu Presiden Muammar Khadafi. Beliau  bernama Ganahadi Ratnuatmadja, bagi seorang pilot Indonesia ini, Khadafi adalah sosok yang baik dan sangat dekat dengan orang-orang disekitarnya. Mantan pilot Garuda Indonesia ini pernah menjadi pilot resmi Khadafi kurang lebih selama 6 tahun.  
            Beliau mengawali karir nya di luar negri sebagai kapten pilot pesawat milik Kerajaan Kuwait, lalu beliau juga pernah menjadi pilot di Kerajaan Unit Emirat Arab (UEA), selanjutnya beliau juga pernah menjadi pilot di Kerajaan Qatar dan terakhir beliau dipercaya untuk menjadi pilot bagi orang nomor satu di Libya yaitu Presiden Muammar Khadafi. Di dalam perjalanan karirnya sebagai pilot, tentu saja diperlukan proses yang sangat panjang, beliau harus  melewati persyaratan dan seleksi yang amat ketat.
            Dari ketiga narasumber tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa menerapkan proses pembelajaran secara sungguh-sungguh dan tekun akan meningkatkan keahlian (skill) dan kualitas pada diri kita sendiri. Oleh karena itu, orang yang memiliki skill dan kualitas yang tinggi, tentu sangat dibutuhkan bagi bangsa, negara maupun negara lain sesuai bidang keahlian yang dikuasai.

0 komentar:

Posting Komentar